antara pendidikan anak dengan karir

Pendidikan anak atau karir
Dulu setelah lulus mondok aku pulang dan merehatkan diri selama 6 bulan, saat itu aku seorang remaja yang sangat membutuhkan barang-barang layaknya remaja yang mulai mengerti dunia, aku sangat ingin bekerja, aku berusaha melamar kesana kemari Alhamdulillah akhirnya aku bekerja di toko elektronik, 4 bulan aku bekerja di toko tersebut  akhirnya memutuskan untuk resign tak lama Alhamdulillah aku sudah dapet pengganti nya yaitu mengar di sekolah sampai akhirnya aku menikah tak terasa sudah berjalan 4 tahun dan aku sudah mempunyai buah hati, sangat terasa perubahan demi perubahan dalam hidup ini, seberapa sibuk ketika menjadi istri saja? Lalu seberapa sibuk ketika menjadi istri dan ibu? Tentunya sangat sibuk ketika menjadi istri+ ibu dan karir, mulai terbesit di benakku untuk berhenti saja karena begitu terasa kesibukan nya saat harus meninggalkan anak bersama orang lain, mengkhawatirkan pola makannya, mengkhawatirkan kesehatan nya, sampai pada titik akhir berat badan anakku berada di garis merah kekurangan gizi, aku sakit berturut-turut selama 2 bulan, saat itu aku merasa sudah tak sanggup lagi untuk mengajar sampai akhirnya aku memberikan diri datang kesekolah meminta izin untuk resign masih dalam proses, 2 bulan aku di rumah sangat terlihat hasilnya Alhamdulillah berat badan aku stabil, perkembangan pun sesuai dengan usianya, kesehatanku pun sudah kembali, hari hari terus berganti terasa bosan tanpa kesibukan yang sangat menyibukkan diri, itu lah manusia, setiap hari aku selalu bertanya-tanya apakah aku harus mulai bekerja seperti dulu dengan berbagai pertimbangan apakah aku harus focus saja terhadap pendidikan anak, namun yang di rasa begitu santainya diriku, bukannya ini hal yang aku inginkan sejak lama😂 aku masih berfikir

Komentar