Postingan

ANTARA DUA PILIHAN

gak tau mungkin ini cuman tulisan gabut tanpa ilmu:)  its oke ada yang baca atau nggak juga itu pilihan kalian,  Ini tentang aku... gak tau mungkin apakah aku ini terlalu pengecut atau gimana, tahun ini bener-bener lagi ngalamin namanya bingung dengan pertimbangan sendiri dan harus kesiapa menyalurkannya, sambil nulis ini sambil mikir alhamdulillah jadi keingetan, tapi aku lanjutin ya:)) yang aku butuhin sebenarnya saat ini adalah kelancaran rizki dari Allah buat masalah yang aku hadepin, setelah ini beres beban aku berkurang banget sih, tapi disini juga aku punya satu masalah lagi antara kerja dan di rumah, sebenarnya di rumah ini udah jelas banget pertimbangan jangka panjang sih, karena gak tau mau punya berapa anak nih yang pastinya butuh perhatian kita, sedangkan kalo kerja pasti sibuk sama kerjaan, tapi secara pinansial udah jelas terjamin, aku bingung nya cuman gara-gara circle sih sama pengen ngamalin ilmu, pengen tetep upgrade diri dan bersosial sama orang banyak, tapi...

antara pendidikan anak dengan karir

Pendidikan anak atau karir Dulu setelah lulus mondok aku pulang dan merehatkan diri selama 6 bulan, saat itu aku seorang remaja yang sangat membutuhkan barang-barang layaknya remaja yang mulai mengerti dunia, aku sangat ingin bekerja, aku berusaha melamar kesana kemari Alhamdulillah akhirnya aku bekerja di toko elektronik, 4 bulan aku bekerja di toko tersebut  akhirnya memutuskan untuk resign tak lama Alhamdulillah aku sudah dapet pengganti nya yaitu mengar di sekolah sampai akhirnya aku menikah tak terasa sudah berjalan 4 tahun dan aku sudah mempunyai buah hati, sangat terasa perubahan demi perubahan dalam hidup ini, seberapa sibuk ketika menjadi istri saja? Lalu seberapa sibuk ketika menjadi istri dan ibu? Tentunya sangat sibuk ketika menjadi istri+ ibu dan karir, mulai terbesit di benakku untuk berhenti saja karena begitu terasa kesibukan nya saat harus meninggalkan anak bersama orang lain, mengkhawatirkan pola makannya, mengkhawatirkan kesehatan nya, sampai pada titik akhir ber...

Hati

 Hati Wahai jiwa ku yang penuh dengan dosa, yang membuat hati ini keras, sekeras batu, yang membuat hati ini begitu mudah tergores, retak bahkan pecah karena kerasnya pukulan....  Jiwaku yang lemah, terombang ambing kemaksiatan, perasaan yang kotor, aku meronta-ronta kesakitan....  Ntah, ntah apa obatnya  Aku hanya bisa meneterkan air mata....  Wahai Robb ampunilah aku, lembutkan hati ini apapun keadaanya, aku hanya ingin menjadi hambamu yang engkau ridhoi...  Aku ingin kelak bertemu denganMu Ya Robb, aku ingin berada di syurga MU yang kekal...  Hidup sejatinya tempat di uji, tempat bersenda gurau, tapi kebayakan manusia lalai dan lupa tujuan nya di ciptakan,  Kelak manusia akan merasakan manisnya perjuangan untuk ridho dan syurga Nya, dan diantara manusia juga akan ada yang merasakan pahitnya kesuksesan yang sementara yaitu kesuksesan dunia, tapi lupa akhirat Sesibuk apapun, serumit apapun keadaannya tetap jangan lupa untuk mempersiapkan akhirat

Ku buka lembaran lalu

Ku buka lembaran lalu Kawan....  Hanya Allah yang mengerti perasaan ini, bila ku katakan dengar perkataan maka sungguh aku sudah tidak bisa mengatakannya, bila kulukis maka tidak dapat aku lukiskan , hanya ada satu kata yaitu rindu...  Rindu kebersamaan, rindu, rindu ingin bertemu, kapan kita akan di pertemukan???  Tapi aku ingin kita di pertemukan dalam satu tujuan...  5 menit berlalu....  Kamu tahu?  Baru saja aku buka lembaran kebersamaan kita dulu, ada kata-katamu yang membuat aku rindu, yang membuat aku ingin kita bertemu...  Ntah...  Ntah Kapan kita akan di pertemukan....  Kamu tahu?  Bahwa waktu tidak akan bisa di putar kembali, yang sudah kita lewati itu, itu adalah masa diri ku dalam izzah dan iffah.  Aku lalai..  Aku lupa...  Aku ingin seperti dulu lagi, aku ingin bersama para perindu surga,  Aku ingin bersama para pejuang kebaikan, karena bersama kaliatlah aku menjadi kokoh dalam kebaikan..  Aku iri ke...

Sahabatku aku merindukanmu

 Sahabatku aku merindukanmu Dulu...  Berapa tahun lalu kita pernah berjuang bersama, sedih, senang, sulit, mudah kita lalui bersama.  Kini kita di pisahkan oleh jangkauan bahkan perbedaan, yang membuat kita semakin jauh,  Aku rindu, rindu kebersamaan, rindu masa dimana kita bercanda, tertawa bersama, rindu saling menasehati, rindu berbuat kebaikan, rindu berukhuah...  Dulu Rosulullah tidak segan mengucapkan "ana uhibbuka fillah" Beliau memerintah untuk mengatakan perasaan cinta karena Allah kepada para sahabat nya,  Dulu akupun sama pernah mengatakan itu kepada kamu, ini bukan penyakit , tapi aku ingin menteladani Rosulullah, mungkin terdengar ilfil itu untuk orang yang tidak tahu bagaimana Rosulullah bersikap kapada para sahabat nya,         Apa kamu tahu apa imbalan persahabatan karena Allah???  Ya, kelak mereka akan berada di suatu  menara yang membuat para malaikat dan syuhada cemburu kepada keduanya,  Aku pun sam...

Kamu harus bangkit

  Ya... Ya kamu kamu manusia yang sering kali jatuh, seringkali lemah  Tapi kamu punya satu alasan untuk menjadi kuat dan bangkit, Ada Allah  Allah lebih tahu lubuk hatimu yang terdalam, kamu butuh solusi larilah kepada-Nya, kamu bahagia maka tetaplah lari kepada-Nya Jadilah sebaik-baiknya hamba Allah